Selamat datang di Website Kelurahan Cipedak Kecamatan Jagakarsa Kota Administrasi Jakarta Selatan
Home » » Sosialisasi Peran ayah Asi , 13 Januari 2015

Sosialisasi Peran ayah Asi , 13 Januari 2015

Written By kelurahan cipedak on 13 Januari 2015 | 09.50

Bertempat di kediaman ketua RW 01 ( Bapak Makruf) Kelurahan Cipedak tanggal 12 januari 2015 pukul 19.30 WIB Kegiatan Sosialisasi Peran Ayah dalam Memberikan Asi Eklusif. Kegiatan ini diadakan oleh mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat universitas indonesia berkerja sama dengan kelurahan cipedak. kegiatan ini disambut postif oleh bapak bapak warga rw 01, terbukti dengan antusias masyarakat yang hadir. dalam sambutan nya lurah cipedak chairussalam, SE mengatakan kegiatan ini penting untuk di di ketahui oleh para bapak bapak , ayah memang tidak  bisa menggantikan peran ibu yang memberikan ASI, namun tindakan dan sikap ayah setidaknya bisa mengurangi pekerjaan ibu merawat si kecil. Dukungan itu bisa berupa mengganti peran merawat anak.

“Ya sehabis pulang kerja, gantian tugas ayah yang merawat anak.  Mandiin, ganti popok, nimang-nimang. Ya pokoknya sebisanya peran itu kita yang ganti. Tujuannya biar istri juga bisa istirahat sejenak,” tuturnya.
 peran serta ayah dalam merawat buah hati, akan memberikan kedekatan khusus kepada anak. Menurut dia, menjadi ayah yang peduli ASI akan mewujudkan hal itu.

narasumber dari fakultas kesehatan masyarakat universitas indonesia menyampaikan materi berupa :

1.    Si Ayah bisa mengantarkan si kecil pada Anda. Tugas ini sepertinya sepele. Namun, jika si kecil bangun pada malam hari dan Anda terlalu lelah untuk menggendong, si ayah bisa bangun dan mengantarkan si buah hati kepada Anda untuk disusui. Dengan tidak menggendong, Anda bisa mengistirahatkan punggung sejenak. Selain itu bisa memberikan perasaan yang menyenangkan karena semua anggota keluarga terlibat.

2.    Ayah bisa membuat sendawa si bayi. Untuk mencegah masalah pencernaan, Anda harus mengusap punggung si bayi selama 10 menit setelah diberikan ASI supaya bersendawa. Nah, tugas ini bisa diserahkan kepada pasangan. Anda bisa kembali tidur.

3.    Memberikannya botol ASI hasil pompa. Anda mungkin punya simpanan ASI hasil pompa di lemari es. Pada pagi hari saat Anda masih mengantuk, serahkan botol ASI tersebut kepada pasangan. Biarkan pasangan Anda yang memberikan ASI. Buah hati Anda mungkin akan merasa senang karena ayahnya yang memberikan ASI. Atau mungkin pasangan Anda yang senang karena bisa memberikan ASI kepada anaknya.

4.    Jadikan suami tukang pijat. Memberikan pijatan adalah tugas utama si ayah. Saat menyusui, suami akan tunduk pada perintah Anda. Ia akan melakukan apapun untuk membuat Anda nyaman saat menyusui. Ingat, mintalah dengan cara yang halus. Ada beberapa ibu menyusui yang sensitif dan tidak mau disentuh. Tak masalah. Mungkin suami Anda bisa membawakan segelas air, menaruh bantal di punggung, meminta menyalakan televisi dan tugas lainnya.

5.    Menyiapkan makanan. Ibu menyusui perlu makan banyak untuk menjaga asupan ASI-nya cukup. Sementara si ibu sibuk dengan urusan menyusui, mintalah suami Anda menyiapkan makanan. Jangan minta disediakan makanan yang cukup rumit dimasak. Karena kebanyakan suami tidak bisa memasak. Mintalah si suami membelikan makanan jika Anda sedang ingin makan sesuaitu yang spesial.(Ap)

Berikut dokumentasinya :


Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | A_P |
Copyright © 2012-2016 Kelurahan Cipedak - All Rights Reserved