Selamat datang di Website Kelurahan Cipedak Kecamatan Jagakarsa Kota Administrasi Jakarta Selatan
Home » » APBD DKI 2013, Rp 49,97 Triliun Disahkan

APBD DKI 2013, Rp 49,97 Triliun Disahkan

Written By kelurahan cipedak on 29 Januari 2013 | 12.12

KELURAHANCIPEDAK.COM  
Setelah sempat mengalami penundaan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2013 sebesar Rp 49,97 triliun akhirnya disahkan. Jumlah itu melonjak tajam sebesar 20,84 persen dibanding APBD tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 41,34 triliun.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Lulung Lunggana mengatakan, selain dari pendapatan daerah, anggaran tahun ini juga diperoleh dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2012 dan pinjaman untuk program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI). Pendapatan daerah kali ini yakni sebesar Rp 41,52 triliun. Sedangkan Silpa 2012 diperkirakan mencapai Rp 8,45 triliun, serta pinjaman untuk program JEDI yakni Rp 110 miliar. "Total APBD tahun ini yakni mencapai Rp 49,97 trilun," ujar Lulung, seusai mengikuti Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (28/1).

Nantinya, anggaran itu akan digunakan untuk belanja daerah yang terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung sebesar Rp 45,57 triliun. Sementara sisanya yakni sebesar Rp 4,4 triliun merupakan pengeluaran pembiayaan, yang terdiri dari penyertaan modal pemerintah Rp 4,34 trilun dan pajak pokok utang Rp 58, 19 miliar.

Adapun jumlah alokasi anggaran terbesar berada pada sektor pendidikan yang mecapai Rp 12,6 triliun disusul bidang pemerintahan Rp 7,9 triliun, Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp 4,9 triliun, bidang kesehatan Rp 4,1 triliun dan sektor perhubungan sebesar Rp 3,3 triliun.

Penetapan APBD ini dilihat berdasarkan perkembangan ekonomi makro sampai akhir triwulan II tahun 2012. Kemudian juga proyeksi ekonomi makro tahun ini, yang diperkirakan akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi 2013 yang diperkirakan akan mencapai 6,8-7 persen juga menjadi salah satu rekomendasi. Selain itu, diperkirakan angka inflasi tahun ini mencapai 5-6 persen, serta nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang diperkirakan berada pada kisara Rp 9.300 per dollar Amerika.

Dikatakan Lulung, agar pendapatan daerah bisa maksimal, Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat melakukan optimalisasi unit pelayanan pajak daerah dan meningkatkan kemampuan manajemen pengelolaan bisnis BUMD. "Perlu juga dikontrol pemberian KJS (Kartu Jakarta Sehat) dan KJP (Kartu Jakarta Pusat) utamanya dalam hal penggunaan anggaran," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Ferrial Sofyan menuturkan, keterlambatan pengesahan APBD 2013 memang membutuhkan waktu yang lama sehingga keterlambatan ini bukanlah karena dihalang-halangi oleh dewan. "Lamanya bukan di dewan. Ya walaupun berkas itu sudah diterima dewan, tapi pembahasannya tetap mengikutsertakan pemerintah daerah," kata Ferrial.

Dikatakan Ferrial, Silpa 2012 akan digelontorkan untuk normalisasi Waduk Pluit, pembelian pompa rusak, serta pembuatan turap dibeberapa daerah. Hampir semua program unggulan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo disetujui oleh kalangan dewan.

Pihaknya, kata Ferrial, akan terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang mencapai Rp 49, 97 triliun tersebut. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir Silpa tahun ini. "Silpa memang tidak bisa kita hindari. Tapi kalau Silpa itu hasil dari perencanaan yang kurang baik, berarti harus diperbaiki," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengaku tetap akan konsentrasi pada penanganan banjir, macet, serta penataan kampung. "Tetap konsen pada banjir dan macet serta penataan kampung. Sedangkan anggaran paling besar, tetap untuk sektor pendidikan. Kita harapkan 2014 akan kelihatan Silpa-nya akan sangat kecil sekali," tandasnya.{BERITAJAKARTA.COM}
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | A_P |
Copyright © 2012-2016 Kelurahan Cipedak - All Rights Reserved